Translate

Sabtu, 20 September 2025

7 Teori Konspirasi Paling Populer di Dunia, Salah Satunya tentang COVID-19

 


Teori konspirasi adalah pandangan alternatif yang dibuat oleh kelompok tertentu tentang sebuah fenomena atau peristiwa. Namun sering kali teori yang dikemukakan bertentangan dengan versi resmi atau ilmiah yang telah diterima secara luas. Penganut teori konspirasi meyakini bahwa suatu peristiwa atau fenomena dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda. Ada banyak sekali teori konspirasi yang muncul di seluruh dunia terkait sejumlah peristiwa atau fenomena tertentu, dan beberapa di antaranya cukup populer.

Teori konspirasi paling populer di dunia

1. Konspirasi serangan 9/11



Teori konspirasi yang paling terkenal di dunia adalah mengenai peristiwa serangan teroris pada 11 September 2001. Beberapa teori konspirasi populer tentang peristiwa tersebut mengandalkan kiasan anti-Semit, seperti menganggap serangan itu didalangi oleh Israel. Selain itu, banyak yang mengklaim bahwa karena "bakar jet tidak dapat melelehkan balok baja", gedung Twin Tower pasti dihancurkan dengan bom terkendali yang ditanam sebelum pesawat menabrak.


2. Kebohongan pendaratan di bulan



NASA berhasil mendaratkan astronot di bulan untuk pertama kalinya pada 1969. Pada 1970-an, muncul konspirasi yang mengatakan bahwa pendaratan di bulan tidak pernah terjadi. Konspirasi tersebut dijelaskan dalam buku yang ditulis Bill Kaysing pada 1976 berjudul "We Never Went to the Moon: America's Thirty Billion Dollar Swindle”. Bahkan ada film dokumenter Fox berjudul "Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?" yang mengklaim bahwa seluruh program pendaratan di bulan Apollo adalah palsu.


3. COVID dan 5G



Teori konspirasi COVID membuat banyak orang percaya bahwa dokter berbohong tentang kematian terkait COVID, yang sebenarnya disebabkan penyakit lain. 

Salah satu konspirasi yang paling aneh adalah gabungan ketakutan lama terhadap teknologi 5G dengan ketakutan terhadap COVID. Menurut konspirasi COVID 5G, frekuensi elektromagnetik dari menara ponsel merusak sistem kekebalan tubuh dan membuat orang sakit karena COVID. 

Teori konspirasi lainnya mengklaim bahwa vaksin COVID-19 berisi cip pelacak yang terhubung ke jaringan 5G sehingga pemerintah atau pihak tertentu dapat mengawasi pergerakan setiap orang.


4. Pembunuhan John F. Kennedy



Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy tewas tertembak pada 1963 dalam iring-iringan mobil Dallas. Spekulasinya telah banyak beredar dalam ratusan buku, artikel, dan film. Salah satu teori populer terkait dalang pembunuhan Kennedy adalah pemerintah Fidel Castro, atau mungkin aktivis anti-Castro, atau kejahatan terorganisir, atau CIA, bahkan mungkin Wakil Presiden Lyndon Johnson.

5. Konspirasi buku Protokol Para Tetua Zion



The Protocols of the Learned Elders of Zion adalah buku antisemit palsu. Konon isinya mengungkap konspirasi Yahudi untuk menguasai dunia. Buku ini pertama kali muncul di Rusia pada tahun 1905, dan menggambarkan bagaimana moralitas, keuangan, dan kesehatan umat Kristen menjadi sasaran sekelompok kecil orang Yahudi yang berkuasa. Meskipun buku ini telah sepenuhnya didiskreditkan sebagai tipuan dan pemalsuan, buku tersebut masih dicetak dan beredar luas di seluruh dunia.

6. Pembunuhan Lady Diana


Beberapa jam setelah kematian Putri Diana pada 31 Agustus 1997, sejumlah asumsi dan teori konspirasi bermunculan. Salah satu teori terkenal tentang itu datang dari Mohamed Al-Fayed, ayah dari Dodi Al-Fayed, yang terbunuh bersama Putri Diana. Al-Fayed mengklaim bahwa kecelakaan itu sebenarnya adalah pembunuhan oleh badan intelijen Inggris, atas permintaan Keluarga Kerajaan.

7. Teori bumi datar



Teori konspirasi Bumi datar pertama kali muncul pada 1950-an dan kembali populer beberapa tahun belakangan di era kemudahan mengakses Internet. Penganut ‘kepercayaan’ bumi datar menganggap bahwa bentuk bumi bukan bulat, melainkan garis antara Bumi dan langit terlihat cukup datar. Mereka kemudian menciptakan gagasan dan teori fisika aneh untuk mencoba menjelaskan bagaimana hal-hal seperti gravitasi dan gerhana bulan dapat bekerja jika Bumi adalah piringan datar.



Kamis, 18 September 2025

Mau membuktikan Bumi tidak datar tak perlu pakai roket. Cukup eksperimen sederhana

 

Apa mungkin keyakinan yang sudah berumur 2.000 tahun bisa salah? Apa betul selama ini kita hidup di atas piringan, bukan sebuah planet yang bulat?

Seorang anggota Flat Earth Society sempat bertekad mencari tahu. Mike Hughes siap membangun roketnya untuk membuktikan sendiri bahwa Bumi itu datar.

Dalam 50 tahun terakhir, banyak gambar Bumi dari luar angkasa yang tersedia. Sudah cukup bukti untuk melihat bahwa planet kita betul-betul bulat. Namun karena orang sadar betapa mudahnya memalsukan gambar disertai tumbuhnya teori konspirasi internet, beberapa orang pun percaya Bumi itu datar.

Pada waktu bersamaan, ada kekurangpahaman akan ilmu pengetahuan yang menjadi bukti bahwa kita hidup di Bumi yang bulat (tanpa perlu pergi ke angkasa). Saya berharap Hughes selamat dalam upaya pembuktiannya—paling tidak ia telah bersedia untuk berusaha dan membuktikan teorinya.

Mungkin bila lebih banyak lagi orang yang benar-benar bisa melihat bukti bahwa Bumi bulat dengan mata kepala mereka sendiri, maka tren Bumi datar bisa memudar lalu punah.

Anak-anak di sekolah sebenarnya bisa melihat bukti ini dengan eksperimen sederhana.

Salah satu metode terbaik dalam menentukan Bumi itu bulat pertama kali dilakukan (sepengetahuan kita) oleh orang Yunani kuno. Mereka melakukannya dengan membandingkan bayangan tongkat di lokasi berbeda.

Ketika matahari berada tepat di atas kepala, sebuah tongkat yang tegak tidak memiliki bayangan. Tapi pada waktu yang sama di kota lain yang berjarak sekitar 800 km ke utara, sebuah tongkat ada bayangannya.



Bila Bumi itu benar-benar datar, maka seharusnya kedua tongkat itu memiliki bayangan yang sama (atau tidak punya bayangan sama sekali) karena posisi mereka terhadap sudut matahari adalah sama.

Orang Yunani kuno menemukan, bayangan benda bisa berbeda-beda akibat lekukan Bumi, sehingga tongkat memiliki sudut yang berbeda. Mereka kemudian menggunakan perbedaan dalam sudut ini untuk menghitung keliling Bumi. Hasil yang mereka dapatkan memang melenceng 10% dari nilai yang sebenarnya—tapi ini tidak buruk untuk pencapaian ilmiah pada tahun 250 SM.

Ada bukti lain bahwa Bumi bulat, yakni perbedaan antara langit malam di belahan Bumi utara dan selatan. Pemandangannya benar-benar berbeda karena Bumi di bawah Anda menunjuk ke arah berbeda. Seandainya Bumi datar, pemandangan langit seharusnya sama. Mau lebih mudah lagi? Bandingkan kapan siang dan malam di tiap negara.

Anda juga bisa mengamati planet-planet. Mereka semua berotasi, dan menyaksikan rotasi selama beberapa hari memberikan gambaran yang jelas bahwa mereka itu bulat, bukannya datar. Apalagi mustahil bahwa sebagian besar planet itu bulat tapi Bumi datar sendirian.

Sains palsu



Ketika percobaan sains dilakukan secara tidak benar, maka hasil yang didapat bisa jadi jauh dari kebenaran. Bila hasil ini kemudian dibagikan di media sosial, ide-ide yang salah bisa menyebar cepat tanpa ada yang menunjukkan kelemahannya.

Mari ambil contoh eksperimen Bedford Level pada 1838. Selama 30 tahun, eksperimen ini dipakai untuk “membuktikan” bahwa Bumi itu datar sebelum kemudian mendapat penjelasan.

Eksperimen Bedford menempatkan satu penanda di ketinggian tertentu pada kedua ujung kanal yang panjangnya sekitar 10 km. Bila Bumi benar bulat, maka sebuah penanda harusnya tampak lebih rendah ketimbang yang lain ketika diintip melalui teleskop. Mengapa? Karena penanda yang terjauh harusnya sudah jatuh mengikuti lekukan Bumi.

Namun kedua penanda itu dilaporkan memiliki tinggi yang sama, sehingga timbul kesan bahwa Bumi itu sebenarnya datar. Penganut teori Bumi Datar modern masih mengutip eksperimen ini.

Yang salah dari Eksperimen Bedford adalah, teori itu tidak memperhitungkan efek optik pada udara di atas air yang membengkokkan atau “membiaskan” cahaya ketika ia bergerak dari penanda ke teleskop, sehingga membuat kedua penanda itu terlihat memiliki tinggi yang sama.

Solusinya adalah menggunakan beberapa penanda di sepanjang kanal yang, ketika diamati, semuanya tampak memiliki tinggi berbeda-beda.

Tetapi mungkin eksperimen yang paling mengagumkan—yang bahkan bisa dilakukan di sekolah—adalah memasang kamera pada balon yang terbang tinggi.

Rekaman kamera akan menunjukkan bahwa dari titik yang cukup tinggi, lekukan Bumi sudah terlihat. Inilah yang akan ditemukan Mike Hughes bila ia berhasil membuat roketnya terbang.

Pada akhirnya, berdebat di internet bukanlah cara terbaik untuk upaya ilmiah apa pun. Kita perlu memberikan sarana bagi orang-orang untuk menguji sendiri teori-teori ini, dan memahami hasil yang mereka dapatkan.

Rabu, 17 September 2025

Ternyata Charles Darwin Tak Pernah Bilang Manusia Berasal dari Kera

 

Apa yang terbayang di benakmu ketika nama Charles Darwin disebut? apakah soal teori manusia berasal dari kera ?

Hati-hati jangan terjebak, Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar dalam bedah buku di Taman Ismail Marzuki, Jakarta meluruskan soal teori yang katanya tercantum dalam buku On The Origin of Species dan The Descent of Man.

"Kalau kita seliweran info soal Darwin, kita tahunya dia itu yang mengatakan manusia dari kera. Tapi setelah saya baca bukunya yang 500-an halaman itu, dia nggak ngomong itu sama sekali," kata Ali Akbar seperti dikutip dari SUARITOTO.


Buku On The Origin of Species yang terbit 1859, fokus membahas hewan dan tumbuhan. Darwin membahas Teori Evolusi sebagai hasil dari seleksi alam dan prinsip yang kuat yang bertahan hidup. Di buku itu, Darwin tidak mengatakan manusia berasal dari kera.

"Mengenai asal usul manusia, dia bilang 'light will be thrown on the origin of man and his history'," kata pria yang akrab dipanggil Abe ini.

Ali Akbar mengatakan, narasi manusia berasal dari kera awalnya adalah karikatur satir di Inggris untuk menyindir Darwin. Dalam penelusuran SUARI.NET, karikatur bergambar Darwin berbadan kera adalah buatan majalah satir The Hornet. Karikatur buatan tahun 1871 ini sukses membuat orang sedunia percaya kalau Darwin mengatakan manusia berasal dari kera.


Karikatur itu untuk menyindir buku Darwin yang kedua yaitu The Descent of Man yang terbit di awal tahun 1871. Buku ini sekarang tersedia dalam bentuk eBook yang bebas dibaca salah satunya di Gutenberg.org.

Dalam buku itu Darwin membahas teori tentang tempat lahir dan kepurbakalaan manusia. Dia berteori bahwa nenek moyang manusia kemungkinan berasal dari Afrika, karena nenek moyang gorila dan simpanse juga dari Afrika. Dalam bahasa Inggrisnya adalah sebagai berikut:

"Di setiap wilayah besar di dunia, mamalia yang hidup berkerabat dekat dengan spesies yang telah punah di wilayah yang sama. Oleh karena itu, kemungkinan besar Afrika dulunya dihuni oleh kera-kera punah yang berkerabat dekat dengan gorila dan simpanse; dan karena kedua spesies ini kini merupakan sekutu terdekat manusia, besar kemungkinan nenek moyang kita hidup di benua Afrika dibandingkan di tempat lain." kata Darwin dalam saduran yang telah diterjemahkan.


Berita terkait



Selasa, 16 September 2025

5 Teori Konspirasi Paling Terkenal di Dunia, Masih Banyak Dipercaya

 


Secara sederhana, teori konspirasi dapat diartikan sebagai teori semu yang berisi banyak dugaan, khayalan, dan juga pandangan pribadi yang tidak didasarkan pada standar sains yang benar.

Teori konspirasi masuk dalam ranah pseudosains, di mana teori ini memang digagas bukan dari kalangan ilmuwan dan akademisi. Nah, kira-kira teori konspirasi apa saja yang sangat terkenal di dunia? Bahkan masih ada yang mempercayainya, lho. Ini dia teori konspirasi paling terkenal di dunia!

1. Teori konspirasi tentang manusia reptil


The Ohio State University dalam lamannya mencatat bahwa dalam teori aneh ini, manusia reptil sudah ada di Bumi sejak zaman purba. Anehnya, di beberapa negara seperti Amerika Serikat, teori ini masih banyak dipercaya bagi mereka yang tak puas dengan kinerja pemerintahan.

Namun jangan kamu anggap serius teori konspirasi ini, ya! Pasalnya, reptil dan primata itu sangat berbeda, dan tidak mungkin menyembunyikan tubuh reptil dalam tubuh primata. Bayangkan saja, ekor dari biawak saja sudah panjang dan kaku, apalagi jika kadal tersebut seukuran manusia, bagaimana caranya menyembunyikan ekor tersebut di dalam celana?

So, gak ada salahnya jika kamu menghibur diri dengan teori aneh ini. Selain menghibur, teori konspirasi ini bisa mendinginkan otak kamu yang mungkin sedang bekerja keras karena tengah belajar tentang teori relativitas Einstein.

2. Teori konspirasi bahwa manusia tidak pernah ke Bulan



Sebetulnya teori konspirasi ini telah gugur dengan sendirinya akibat bukti tak terbantahkan. Faktanya, dengan bukti-bukti sahih tersebut, terungkap bahwa manusia memang pernah mendarat di Bulan pada 1969 silam.

Jika bukti hanya berupa foto, gambar, atau video, mungkin itu tak akan mudah dipercaya oleh banyak orang. Namun, ada satu bukti tak terbantahkan yang menguatkan pendaratan manusia di Bulan.

Ya, bukti tersebut adalah unsur-unsur Bulan yang dibawa ke Bumi, yakni batuan, tanah, dan debu. Unsur-unsur Bulan tersebut telah diteliti dan dipelajari oleh ratusan ilmuwan dan ribuan akademisi dari seluruh dunia. Kesimpulannya, unsur-unsur tersebut sangat berbeda dengan unsur-unsur yang ada di Bumi.

Dalam batuan Bulan tidak didapatkan fosil-fosil mikroorganisme seperti batuan Bumi. Batuan dan debu Bulan juga memiliki senyawa yang sangat berbeda dengan batuan Bumi. Pun batuan Bulan juga tidak sama dengan batuan meteorit yang jatuh ke Bumi, karena unsur pembentuknya juga berbeda.

Hingga saat ini, masih banyak orang yang percaya dengan teori konspirasi yang menyatakan bahwa pendaratan di Bulan adalah hoaks. Tapi anehnya, mereka yang percaya dengan teori konspirasi, tidak pernah bisa menjawab tantangan akan bukti-bukti sahih tersebut.

3. Teori konspirasi bahwa Bumi itu datar



Mendengarnya saja sudah cukup aneh, bukan? Ya, teori Bumi datar juga sering terdengar di dunia maya. Bahkan kelompok pendukung dari teori ini memiliki basis di Inggris, dengan nama Flat Earth Society atau FES.

Seperti dicatat dalam Live Science, gagasan-gagasan tentang Bumi datar sebetulnya sangat mudah untuk dipatahkan oleh sains. Hanya saja, komunitas tersebut sudah memiliki basis penggemar fanatiknya sendiri. Mirip dengan penggemar fanatik klub sepak bola, apa pun yang terjadi, maka ia akan selalu loyal pada klub yang didukungnya.

Pada mulanya FES didirikan oleh seorang bernama Samuel Shenton pada 1956 di kota Dover, Inggris. Saat ini, FES memiliki pengikut yang tersebar di seluruh dunia. Uniknya, hingga kini tidak ada satu pun anggota FES yang dapat membuktikan teorinya secara sahih dan akurat.

Lucunya lagi, para penganut teori Bumi datar juga ternyata menggunakan teknologi yang dibuat oleh ilmuwan dan astronom. Contohnya penggunaan GPS. Map online atau navigasi yang ada di HP merupakan hasil pemetaan yang dilakukan oleh satelit yang bergerak pada orbit Bumi.

Nah, kalau Bumi itu datar, navigasi dan peta GPS gak akan pernah terealisasi karena gerakan satelit hanya berprinsip pada gerakan orbit, yang artinya mengelilingi objek (planet) yang bentuknya bulat.

4. Teori konspirasi bahwa Bulan adalah hologram buatan manusia


Teori konspirasi yang satu ini mungkin bisa dikatakan sebagai teori yang agak cerdas, mengingat penggagasnya juga memiliki hipotesis tentang Bulan, yang meskipun pada akhirnya keliru.

Pada 2015 silam laman Express pernah memberitakan bahwa ada seorang pengamat langit yang mengklaim bahwa Bulan merupakan hologram. Bukan hanya itu, bahkan orang tersebut juga menggagas sebuah hipotesis yang ia beri nama Lunar Wave atau Gelombang Bulan.

Gagasan-gagasan yang ia ungkapkan didokumentasikan pada akun Youtube miliknya dan telah menarik rasa penasaran banyak kalangan, bahkan dari kalangan ilmuwan dan astronom. Gagasannya mengenai hologram Bulan mungkin terdengar ilmiah, namun sebenarnya tidak.

Objek luar angkasa seperti planet, satelit alam, bintang, dan bahkan batuan luar angkasa memang memiliki gelombang yang dapat diamati pada saat-saat tertentu. Bahkan, Bumi juga memiliki gelombangnya sendiri yang diakibatkan oleh pengaruh medan magnetik Bumi.

Ada perbedaan jeda waktu pengamatan yang akan dialami oleh pengamat dari Bumi ke Bulan. Dan pada saat seseorang mengamati Bulan dari Bumi, maka akan ada gelombang Bumi yang ikut tertangkap dalam pengamatan tersebut akibat pengaruh atmosfer dan medan magnetik.


Sebetulnya sains tidak pernah menganggap bahwa alien (makhluk asing) itu tidak ada. Sains pun juga tidak pernah menganggap bahwa mereka ada. Artinya, sains masih berada di pihak yang netral.

Jika memang keberadaan alien itu ada, maka itu masuk akal karena alam semesta sangatlah luas. Namun, hingga saat ini, sains belum dapat membuktikan keberadaan mereka. Sehingga teori tentang keberadaan mereka masih masuk dalam pseudosains dan teori konspirasi.

Seperti dicatat dalam New Scientist, ada beberapa kejadian aneh di luar angkasa yang memang belum ditemukan jawabannya. Salah satunya adalah keberadaan gelombang radio misterius yang ditangkap oleh teknologi manusia. Gelombang tersebut berasal dari luar angkasa yang sangat jauh.

Gelombang radio asing tersebut terdeteksi dari sebuah zona yang berada sejauh 4 miliar tahun cahaya, dan ini adalah zona di sekitar pusat Galaksi Bima Sakti. Apakah gelombang ini hanya peristiwa alam semesta yang biasa-biasa saja, ataukah ada makhluk lain yang sengaja memancarkan gelombang tersebut? Entahlah, yang jelas para ilmuwan tidak mau gegabah dalam menentukan jawabannya.

Itulah 5 teori konspirasi yang paling terkenal di dunia. Gimana, apa kamu juga merupakan penganut teori konspirasi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


Senin, 15 September 2025

Mengerikan, Inilah 6 Teori Konspirasi Terkenal dalam Budaya Populer

 


Sudah banyak artikel yang membahas tentang teori konspirasi. Beberapa di antaranya terdengar masuk akal, sedangkan yang lain terdengar seperti omong kosong belaka. Sepertinya, hampir semua hal di dunia ini disusupi oleh teori-teori konspirasi, mulai dari konspirasi tentang bumi datar, organisasi rahasia, sampul album, bahkan Nazi.

Namun, kita bahkan baru menyentuh permukaan dari dunia konspirasi karena dunia bisnis pertunjukan juga memiliki beberapa konspirasi yang menyeramkan dan akan terlihat lebih aneh dari semua topik di atas. Berikut enam teori konspirasi dalam budaya populer yang paling menyeramkan.

1. Pembunuhan Marilyn Monroe dan aktris terkenal lainnya


Terdapat banyak teori konspirasi mengenai selebritas yang mati muda. Dua kasus khususnya telah menetap di dalam kepala publik Amerika: kematian Marilyn Monroe (1962) dan Natalie Wood (1981). Penyebab kematian Monroe yaitu bunuh diri, sedangkan Wood mengalami kecelakaan perahu.

Pada awalnya, kasus bunuh diri Marilyn diterima oleh publik—dia bermasalah, mulai menjadi tua untuk seorang aktris (usia 36 tahun). Namun, pengungkapan di kemudian hari tentang keterlibatannya dengan keluarga Kennedy memberikan satu kecurigaan terhadap kematiannya. 

Teori-teori pun muncul, hampir sama luasnya dengan teori pembunuhan John F. Kennedy. Mengutip dari laman Huffington Post, teori yang paling menonjol bahwa kematiannya disebabkan oleh serangan mafia atas perintah Robert Kennedy untuk menutup mulutnya agar tidak memberi tahu urusannya dengan Robert, John, bahkan Ted. 

Adapun, teori-teori seputar kematian Wood (saat naik kapal pesiar dengan suaminya Robert Wagner dan aktor Christopher Walken) tidak lebih dari rumor kosong dan sarkas belaka. 

2. Pembunuh John Lennon dikendalikan oleh CIA



Salah satu pembunuh yang paling dibenci oleh publik, Mark Chapman, menembak John Lennon—yang kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit—di luar gedung apartemennya pada 8 Desember 1980.

Selain fakta kalau ia baru saja membunuh salah satu tokoh paling terkenal dan paling dicintai di dunia tanpa alasan yang jelas, ada beberapa indikator bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan Chapman. Salah satunya yaitu suara yang ia akui terdengar di kepalanya dan mengucapkan kata-kata "lakukan, lakukan" berulang kali. 

Sedangkan, yang lainnya ialah salinan Catcher In The Rye yang sudah dipegangnya ketika dia duduk menunggu polisi setelah menembak John dengan satu kalimat tertulis di sampul depannya "ini pernyataan saya".

Hanya 3 tahun sebelumnya, sidang senat dilakukan setelah pengungkapan proyek CIA, MKULTRA. Salah satu tujuan dari proyek ini yaitu cuci otak. Diduga kalau salah satu tujuan utama MKULTRA untuk menghasilkan manchurian candidate, seorang pembunuh yang pikirannya dikendalikan oleh CIA. 

Namun, mengapa para penguasa ingin membunuh John Lennon? Alasannya sederhana: karena Lennon adalah seorang aktivis perdamaian. Lennon sendiri dikenal menentang keras perang yang dilakukan Amerika di El Salvador dan Vietnam. Beberapa orang juga menganggap Lennon sebagai sosialis yang tergambar dalam lagunya, "Imagine".

3. Acara TV, film, dan buku yang memprediksi masa depan secara akurat


Salah satu tema umum dalam teori konspirasi pasti berkaitan dengan para dalang di balik layar yang suka "menjatuhkan" banyak petunjuk tentang rencana penting mereka. 

Seperti yang dilansir artikel di laman Ohio University, petunjuk-petunjuk ini hampir selalu berkaitan dengan simbol-simbol, angka-angka, atau rujukan-rujukan yang dapat dikenali lainnya, yang membahas tentang okultisme, Freemasonry, tanggal, atau peristiwa tertentu.

Hal ini dapat dilakukan dengan banyak cara (dalam arsitektur atau karya seni) paling modern atau yang dikenal sebagai pemprograman prediktif. Acara The Simpsons pada 1997, misalnya, yang tampak menempatkan 9 di tempat yang cukup aneh, tepat di sebelah gambar menara kembar yang dapat dilihat sebagai 11.

Ada terlalu banyak contoh potensial untuk dicantumkan di sini. Beberapa terlalu jauh untuk membuat koneksi, sedangkan yang lainnya benar-benar tepat dan menyeramkan.

Selain memamerkan plot jahat mereka, pemprograman prediktif juga dikatakan telah memainkan peran dalam melunakkan publik dan menghapus peristiwa traumatis yang sudah mereka prediksi sebelumnya.

4. Perusahaan Walt Disney adalah sebuah kerajaan iblis


Teori ini tidak dapat disangkal mengingat kalau Walt Disney Company adalah salah satu konglomerat hiburan tertua dan paling sukses di Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada 1923 dan saat ini memiliki banyak anak perusahaan terkenal. 

Disney telah lama memiliki jaringan ABC dan semua jaringan afiliasinya, termasuk ESPN. Perusahaan ini kembali menjadi berita utama internasional pada 2009 ketika mereka mengakuisisi Marvel Entertainment lebih dari US$4 miliar (Rp63,7 triliun) dan pada 2012 ketika mengakuisisi Lucasfilm dengan biaya lebih dari US$4 miliar. 

"House of Mouse" mungkin menjadi perusahaan yang paling berpengaruh dan kuat dari segelintir perusahaan besar yang mengendalikan sebagian besar media di Amerika Serikat dengan ekstensi dunia.

Tidak dapat disangkal bahwa meskipun secara tradisional mereka berorientasi pada bisnis keluarga, Disney juga telah membuat citra seksual pada potongan film-film, karya poster promosi, dan artwork. Teori konspirasi juga menyebut Disney telah melakukan "pelecehan" terhadap anak-anak.

Dilansir laman The Conspiracy Zone, Perusahaan Disney ingin menyedot semua uang dari dompet orang dewasa sambil membuat anak-anak mereka patuh (konsumen yang patuh). Paparan awal terhadap gambar-gambar seksual merupakan langkah pertama dalam proses itu. 

Mereka melakukannya karena mereka jahat layaknya Iblis dan dari sinilah beberapa teori konspirasi tentang budaya populer mulai saling terikat.

5. Selebritas terkenal adalah boneka yang dikendalikan pemerintah



Ketika MKULTRA diekspos pada pertengahan 1970-an , CIA mengklaim bahwa program tersebut, yang dimulai pada 1950, telah lama dihapus dan tidak menghasilkan hasil yang layak. 

Namun, beberapa ahli teori konspirasi mempermasalahkan kedua pernyataan tersebut. Pertama, mereka mengatakan kalau upaya oleh "elite kekuasaan" untuk menyempurnakan kontrol pikiran telah mendahului CIA setidaknya sejak 1930-an. 

Mereka juga mengatakan kalau proyek MKULTRA tidak pernah berhenti. Itu hanya mengubah namanya menjadi "Monarch" dan tidak hanya telah disempurnakan, tetapi secara praktis telah mengikat semua selebritas paling terkenal di dunia, terutama yang dipekerjakan oleh Disney.

Dilansir laman Vigilant Citizen, pemprograman yang terdiri dari ritualisasi, trauma, dan pelecehan yang diatur, dirancang untuk membuat subjek "berpisah" dan mengalami istirahat dari kenyataan. 

Setelahnya, sang "pawang" akan mampu membentur dan menciptakan banyak kepribadian di dalamnya—layaknya papan tulis kosong yang dapat diprogram untuk berbagai tujuan, seperti menyanyi dan menari, seks, bahkan membunuh, atau semuanya sekaligus.

Ketika para selebritas itu mulai menampilkan perilaku publik yang aneh, itu bukan hanya dari tekanan ketenaran, tetapi karena pemprograman kendali pikiran yang mulai rusak dan mereka tidak akan pergi ke rehabilitasi melainkan akan diprogram ulang.

Jika kedengarannya seperti fiksi ilmiah, pertimbangkan fakta membingungkan kalau Roseanne Barr dulunya memberi tahu—di tengah-tengah wawancara langsung yang ditayangkan secara nasional di Amerika—kalau pengendali pikiran MKULTRA telah mengatur panggung Hollywood. 

6. Illuminati mengontrol semua jenis hiburan, termasuk musik



Sebagai sebuah "klub sosial" Bavaria yang dibubarkan pada 1785, Illuminati telah dianggap sebagai omong kosong belaka selama bertahun-tahun karena diduga mengatur segala hal buruk yang pernah terjadi pada sekelompok orang atau peristiwa tertentu. 

Untuk organisasi bayangan seperti itu, tentu ada banyak informasi tentang agenda jahat yang mereka buat, yang tersedia bagi siapa saja yang memiliki koneksi internet. Kamu mungkin baru-baru ini mendengar berita tentang Lady Gaga sebagai alat Illuminati dan tertawa karena itu konyol. 

Kamu mungkin akan tetap tertawa sampai kalian mempertimbangkan simbolisme okultisme yang sangat jelas dalam video klipnya, "Paparazzi". Subliminal message ini tidak terbatas pada Gaga saja karena banyak simbolisme yang sama muncul dalam video dari artis perempuan lain, seperti Katy Perry, Beyonce, dan tentu saja Britney Spears.

Dalam hal ini bahkan tidak terbatas pada musik. Dilansir laman Guardian, dikatakan pula kalau simbolisme Illuminati atau okultisme dapat ditemukan di seluruh budaya populer, termasuk film dan buku.

Nah, itu tadi enam teori konspirasi dalam budaya populer yang paling menyeramkan. Percaya atau tidak percaya dengan semua teori di atas, semua dikembalikan lagi kepada para pembaca.


Sisi Gelap Makhluk Mitologi Putri Duyung, Suka Mengorbankan Manusia

  Suaritoto    -  Putri duyung adalah makhluk mitologi setengah gadis dan setengah ikan atau ular laut. Wanita-wanita ini sering dikenal mis...