Kartun The Simpsons memang gak populer di Indonesia, karena kartun ini buatan Paman Sam. Akan tetapi, kamu pasti pernah dengar soal prediksi yang ada dalam kartun The Simpsons, kan?
The Simpsons sendiri menceritakan sebuah keluarga yang tinggal di Kota Springfield. Keluarga ini seru dan kocak. Ditambah lagi, kisah-kisahnya memprediksi masa depan yang dibumbui politik. Prediksinya yang menjadi kenyataan di antaranya, peristiwa 9 September 2001, Donald Trump menjadi presiden, skandal korupsi FIFA, hingga pandemik COVID-19.
Tenang, The Simpsons itu punya lebih dari 750 episode dan gak semua bencana atau peristiwa yang diprediksi dalam kisahnya menjadi kenyataan. Meski begitu, prediksi The Simpsons untuk masa depan juga patut diperhitungkan, sih. Hitung-hitung kita bisa antisipasi atau untuk menambah pengetahuan saja.
1. The Simpsons memprediksi manusia akan membangun koloni di Mars
Dalam episode yang berjudul The "Marge-ian Chronicles," Lisa Simpson dan keluarganya mendaftar untuk mengikuti uji coba menjadi penjajah pertama di Mars. Namun, hanya Marge dan Lisa yang berhasil dipilih dan memenuhi kriteria untuk pergi ke Mars. Para peneliti memang berencana membangun koloni pada 2026, tetapi ditunda hingga 2051
Di dunia nyata, Elon Musk berambisi untuk membuat koloni di Mars melalui program SpaceX-nya. Musk percaya kalau manusia pertama dapat tinggal di planet tersebut pada 2028 dan berencana untuk membangun kota di planet merah itu pada 2044. Elon Musk ingin 1 juta penduduk tinggal di Mars pada 2050, setahun sebelum Marge dan Lisa tiba di Mars dalam serial kartun The Simpsons.
Namun, menurut ahli biologi Kelly Weinersmith, misi Elon Musk membangun koloni di Mars bisa berujung bencana. Saat diwawancarai CNN, Kelly Weinersmith bilang, "Musk mengatakan bahwa dalam 30 tahun ke depan, kita akan memiliki satu juta orang di Mars. Tidak mungkin Anda dapat membawa satu juta orang ke Mars tanpa adanya tragedi yang dahsyat." Bagi Weinersmith, Mars masih menjadi planet yang gak layak untuk ditinggali manusia, meski dengan teknologi canggih sekalipun.
2. The Simpsons memprediksi mobil terbang
Pada episode The Simpsons yang berjudul "Future-Drama" (2005), Bart dan Lisa menggunakan mesin milik Profesor Fink untuk melihat gambaran tentang kehidupan mereka pada 2013 nanti. Episode ini memprediksi seberapa majunya umat manusia pada 2010-an, seperti terciptanya mobil terbang. The Simpsons memprediksi bahwa mobil terbang akan menjadi moda transportasi umum.
Nah, di dunia nyata, Hyundai menjanjikan akan memasarkan mobil terbang untuk Uber pada 2023, tetapi meleset. Namun, Samson Sky, berpeluang mewujudkan mobil terbang pada 2025. Pasalnya, pada Desember 2023, Switchblade buatan Samson Sky diterbangkan untuk pertama kalinya. Pada saat itu, pabrikan tersebut membutuhkan dua tahun lagi untuk memproduksi mobil tersebut secara massal.
Switchblade sendiri bisa dikendarai di darat atau diterbangkan di langit. Namun, mobil terbang ini memerlukan lisensi pilot. Jadi, gak sembarangan, ya! Diperkirakan kendaraan tersebut akan dijual seharga 170.000 dolar AS atau setara dengan Rp2,7 miliar atau lebih.
3. The Simpsons memprediksi hologram
Konser hologram bukan hal yang baru, nih. Sekarang, banyak artis yang sudah meninggal, seperti Elvis Presley, Tupac Shakur, dan bahkan Glenn Fredly dihidupkan kembali lewat teknologi 3D yang disebut hologram. Di samping itu, pada 2023, band rock KISS yang kini sudah pensiun mengumumkan bahwa konser mereka akan tetap berlangsung secara digital, dan debutnya akan dimulai pada 2027. Jadi, meskipun anggota bandnya gak hadir secara fisik, para penggemar bisa tetap menonton konser KISS dengan hologram.
The Simpsons sendiri meramalkan munculnya hologram dalam episode berjudul "Bart to the Future." Adegan tersebut memperlihatkan sekilas masa depan Bart pada 2030, saat ia tinggal bersama rekan satu bandnya, Ralph Wiggum. Dalam adegan tersebut, tukang pos datang mengetuk pintu rumah mereka, tetapi tukang pos itu gak membawa surat atau dokumen secara fisik, melainkan mengeluarkan perangkat yang memutar rekaman berupa pesan holografik dari pemilik klub Nelson Muntz, yang muncul dalam bentuk hologram.
4. The Simpsons memprediksi tentang bahaya AI dan robot
The Simpsons pernah menampilkan AI yang menggantikan tenaga kerja manusia, dan hal itu sudah terjadi. Teknologi bertenaga AI seperti ChatGPT sudah mengambil alih pekerjaan manusia, ketika beberapa perusahaan ingin mengurangi biaya dan memangkas tenaga kerja manusia. Namun, hal ini bisa berdampak buruk.
Ada adegan dalam The Simpsons ketika mereka memperingatkan masyarakat untuk gak terlalu bergantung pada kecerdasan buatan atau robot, karena mereka bisa mengkhianati manusia. Dalam episode The Simpsons berjudul "Itchy & Scratchy Land," robot Itchy dan Scratchy mengalami korsleting. Hal itu memengaruhi robot lainnya untuk melawan manusia.
5. The Simpsons memprediksi kemenangan perempuan dalam pemilu AS
Dalam episode The Simpsons berjudul "Bart to the Future," The Simpsons memprediksi perempuan pertama yang menjadi presiden AS. Hal ini terlihat ketika Lisa Simpson memasuki Gedung Putih dan menjabat sebagai presiden AS. Namun, seperti yang kita tahu, Kamala Harris kalah dalam pemilu 2024 saat melawan Donald Trump.
Nah, sebenarnya ada yang terlewat oleh penonton. Lisa menjabat sebagai presiden AS pada 2030. Itu berarti, presiden perempuan pertama di AS kemungkinan besar akan menang pada pemilihan umum 2028, bukan 2024. Namun, episode ini selaras dengan peristiwa di dunia nyata, karena Lisa sempat dikalahkan oleh Donald Trump, sebelum akhirnya menjabat sebagai presiden pada 2030.
Kemungkinan, Kamala Harris akan kembali bertempur dalam pemilu 2028. Atau, akan ada kandidat perempuan baru. Intinya, kita lihat nanti saja
6. The Simpsons memprediksi bencana besar yang akan terjadi di masa depan
Dalam The Simpsons Movie (2007), Homer Simpson mengadopsi seekor babi. Dalam serial kartun The Simpsons, babi itu bernama Spider-Pig, tetapi dalam filmnya dinamai Plopper. Namun, Homer gak bertanggung jawab dengan hewan peliharaannya itu.
Istri Homer yang bernama Marge, kesal dan sering mengingatkan suaminya untuk membersihkan kotoran babinya. Homer pun membuang kotoran babinya ke danau, karena takut kehabisan donat gratis. Sayangnya, danau itu menjadi salah satu danau terkotor sepanjang sejarah. Gak hanya itu, karena kebiasaan warga yang buruk dan gak peduli lingkungan, kota Springfield pun mengalami bencana. Akibatnya, kota Springfield dikarantina dan ditutup dengan kubah besar.
Adegan ini merupakan sentilan bagi umat manusia yang seenaknya merusak lingkungan. Seperti yang ditunjukkan dalam film tersebut, gak pedulinya masyarakat terhadap lingkungan, menimbulkan masalah yang serius bagi umat manusia itu sendiri. Belum lagi, makhluk hidup lain yang gak bersalah juga harus menanggung akibatnya.
Nah, di dunia nyata, Program Lingkungan PBB mengeluarkan laporan yang mengejutkan pada 2024. Menurut data tersebut, dunia sedang berada di tengah krisis perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi, dan limbah.
Di samping itu, perputaran ekonomi global juga mengeruk lebih banyak sumber daya alam, sedangkan dunia sendiri sedang gak baik-baik saja untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dengan kata lain, Bumi kita sudah di ambang kehancuran, terlihat dari bencana yang sering terjadi. Manusia diminta untuk menganggap masalah lingkungan ini lebih serius kalau ingin lebih lama tinggal di Bumi.