Translate

Sabtu, 04 Oktober 2025

Simbol Satanic di Dunia Musik, Apa Sebenarnya Baphomet?

 

Kasus Hindia yang gagal manggung di beberapa kota, termasuk di Tasikmalaya, bukan cuma bikin kecewa para fans, tapi juga memunculkan perdebatan yang panjang.

Penantian panjang buat nonton Hindia di luar Jakarta harus kandas karena tudingan yang cukup serius: unsur satanic. Ada dugaan unsur melanggar syariat dan simbol-simbol yang dianggap nyerempet ke arah dajal.

"Ada indikasi band ini satanic, melanggar norma, dan menggunakan simbol-simbol yang menyesatkan," kata Ketua Umum Al-Mumtaz, Ustaz Hilmi.

Masalahnya, ini bikin netizen kebagi dua. Ada yang setuju karena merasa khawatir, tapi gak sedikit juga yang membela dengan dalih seni itu ekspresi. Gak semua hal harus dipolitisasi atau dihakimi tanpa konteks.

Ngomongin soal tudingan simbol-simbol satanik, nama Baphomet selalu muncul. Gak kehitung jumlahnya band-band metal memakai simbol itu. Sebenarnya siapa sih Baphomet itu?

1. Templar dan Teori Konspirasi


Nama Baphomet di tulisan-tulisan sejarah dari berbagai sumber disebut, pertama kali muncul sekitar abad ke-12, saat Knights Templar dituduh menyembah sosok misterius berkepala kambing. Tuduhan ini muncul saat Raja Prancis dan Paus saat itu merasa terancam oleh kekuatan Templar yang semakin besar.

Namun, banyak sejarawan percaya itu cuma rekayasa politik untuk menjatuhkan Templar. Gak ada bukti kuat mereka benar-benar menyembah sesuatu bernama Baphomet.


2. Gambar Ikonik oleh Eliphas Levi


Menurut BBC, simbol Baphomet seperti yang kita kenal sekarang, makhluk berkepala kambing, bertubuh manusia, dan bertanduk. Itu baru muncul di abad ke-19 lewat ilustrasi Eliphas Levi, seorang okultis Prancis.

Tapi penting dicatat, versi Levi bukanlah simbol iblis. Dia menggambarkannya sebagai sosok simbolik tentang keseimbangan laki-laki dan perempuan, terang dan gelap, baik dan jahat. Jadi bukan setan, tapi simbol dualisme kosmik.


3. Diserap Budaya Pop dan Satanisme Modern


Nah, masuk abad ke-20, kelompok seperti Church of Satan (dibentuk Anton LaVey pada 1966) menggunakan Baphomet sebagai bagian dari identitas visual mereka. Jadilah kepala kambing di dalam lingkaran pentagram.

Sejak saat itu, Baphomet makin sering diasosiasikan dengan penyembah setan, walaupun gak semua simbol kambing berarti begitu. Dunia musik, fashion, dan bahkan streetwear kadang cuma pakai simbol ini sebagai bentuk shock value, bukan kepercayaan.

Contoh lainnya muncul dari Snoop Dogg. Waktu tampil di Olimpiade Paris 2024, dia pakai kalung besar berbentuk kepala kambing. Publik langsung heboh, tudingan soal Baphomet pun bermunculan. Tapi Snoop gak tinggal diam. Lewat video di Instagram, dia bilang:

"Itu GOAT, bro. Greatest of All Time. Bukan Baphomet, bukan setan. Gue bikin kalung ini karena seseorang bilang gue itu GOAT. Jadi ya gue bikin kalung GOAT!"

Ia juga nambahin, kalung itu bukan simbol jahat. Menurutnya, dia cuma pengen bersenang-senang dan menyebarkan pesan cinta dan damai.

Kembali ke Hindia, musiknya sering banget menyuarakan hal baik, tentang kesehatan mental, trauma, pencarian makna hidup. Bahkan lagunya seperti Evaluasi, Secukupnya, atau Rumah ke Rumah telah jadi pelukan buat mereka yang sedang jatuh.


Kamis, 02 Oktober 2025

Tidak Percaya Reinkarnasi? Coba Intip 7 Bukti Ilmiah Ini!

 


Pada umumnya, reinkarnasi adalah konsep religius yang menyiratkan bahwa setelah kematian manusia, setiap jiwa, pikiran, atau kesadaran mereka dipindahkan ke bayi yang baru lahir. Kedengarannya memang seperti hal-hal fantasi yang mustahil terjadi, tetapi beberapa ilmuwan percaya bahwa reinkarnasi itu nyata.

Sebenarnya reinkarnasi sudah lama menjadi prinsip sentral dari tradisi spiritual tertentu, tetapi itu bukan sesuatu yang telah diuji secara ketat oleh banyak ilmuwan sehingga kebenarannya masih diragukan. Berikut beberapa bukti ilmiah yang menunjukkan kalau reinkarnasi itu nyata. 


1. Ingat karena tanda lahir


Melansir Express, Ian Stevenson selaku mantan Profesor Psikiatri di Universitas Virginia menulis dalam studinya bahwa sekitar 35 persen anak-anak yang mengaku ingat kehidupan sebelumnya memiliki tanda lahir atau cacat lahir yang mereka tunjukkan sebagai luka pada hidup sebelumnya. Stevenson sendiri mendedikasikan sebagian besar karirnya untuk menemukan bukti reinkarnasi, hingga kematiannya pada 2007.

Adapun total anak yang telah dia investigasi sebanyak 210 orang. Studi yang Stevenson ciptakan untuk menyelidiki kasus reinkarnasi ini bertajuk 'Birthmarks and Birth Defects Corresponding to Wounds on Deceased Persons'.

2. Mengaku ingat kehidupan sebelumnya


Dalam studi terpisah, Stevenson pernah mewawancarai tiga anak yang mengaku mengingat aspek kehidupan mereka sebelumnya. Masing-masing dari anak-anak yang diwawancara membuat 30 sampai 40 pernyataan mengenai ingatan yang tidak mereka alami sendiri, dan melalui verifikasi, Stevenson menemukan bahwa pernyataan yang mereka ungkapkan 92 persen benar.

Di dalam artikel yang dipublikasikan di Scientific Exploration, Stevenson yakin kalau kemungkinan dari ditemukannya keluarga yang pernah memiliki anggota keluarga seperti yang dijelaskan oleh anak-anak tersebut sangatlah mungkin.


3. Sudah lebih dari 2.500 kasus yang diteliti

Jim Tucker yang juga dari University of Virginia mengungkapkan bahwa mereka sekarang telah mempelajari lebih dari 2.500 kasus anak-anak yang melaporkan kenangan masa lalu mereka. Kemudian, Tucker beserta tim mencoba menentukan dengan tepat apa yang mereka katakan dan apa yang terjadi, lalu melihat apakah itu cocok dengan kehidupan seseorang yang telah hidup dan mati sebelumnya.

4. Ingat pernah terbunuh



Sebagaimana dikutip dari NPR, ada seorang anak bernama James Leininger yang ingat pernah menjadi pilot pesawat tempur Perang Dunia II. Tucker mengatakan, ketika James masih kecil, dia menyukai pesawat mainannya. Tetapi ketika James berumur dua tahun, dia mulai mengalami mimpi buruk yang mengerikan sebanyak empat atau lima kali seminggu tentang kecelakaan pesawat.

Dan kemudian pada suatu siang, dia berbicara tentang kecelakaan pesawat ini dan mengatakan bahwa dia adalah seorang pilot yang terbang dari kapal Amerika Serikat. Ayahnya pun menanyakan nama kapalnya, dan dia berkata Natoma. James bilang dia telah ditembak jatuh oleh Jepang dan dibunuh di Iwo Jima.

Usut punya usut, ternyata ada kapal induk bernama USS Natoma Bay yang ditempatkan di Pasifik selama Perang Dunia II. Bahkan, kapal tersebut terlibat dalam Iwo Jima.

Kala itu mereka kehilangan satu pilot di sana, seorang pria muda bernama James Huston. Pesawat James Huston jatuh persis seperti yang digambarkan James Leininger, yakni mengalami kehancuran mesin, meledak, jatuh ke air dan dengan cepat tenggelam.

5. Ingatan mulai hilang di usia 5-7 tahun



Seperti halnya sebagian besar kasus ini, ingatan James mulai memudar pada saat ia berusia 5 - 7 tahun, dan ini merupakan ciri khas. Yang pasti, Tucker yakin kalau ingatan itu pasti masih ada di pikirannya karena memori yang tersimpan cukup kuat untuk beberapa waktu.

6. Hanya imajinasi jika tidak diverifikasi



Mungkin banyak yang menganggap James hanya berhalusinasi atau berimajinasi, hanya saja Tucker bersikeras kalau kita tidak bisa menyimpulkan apa yang dikatakan James sebagai imajinasi jika hal tersebut sudah diverifikasi. Apalagi ingatan yang James ceritakan sama persis dengan apa yang pernah dialami oleh James Huston, pria yang hidup semasa zaman Perang Dunia II.

Terlebih, Huston berasal dari Pennsylvania, sementara James tinggal di Louisiana, mustahil sekali bukan apabila seorang bocah berusia 2 tahun bisa pergi ke sana untuk mencari informasi tentang Huston? 

7. Kesadaran bisa lepas dari realitas fisik


Tucker sadar kalau sangat sulit untuk memetakan kasus-kasus reinkarnasi ini pada pemahaman materialis tentang kenyataan. Jika hanya ada dunia fisik, maka Tucker tidak tahu bagaimana semua orang dapat menerima kasus-kasus ini dan memercayainya. Akan tetapi, ada alasan bagus untuk berpikir bahwa kesadaran dapat dianggap sebagai entitas yang terpisah dari realitas fisik.

Faktanya, beberapa ilmuwan terkemuka di masa lalu, seperti Max Planck yang merupakan bapak teori kuantum, mengatakan bahwa ia memandang kesadaran sebagai hal yang fundamental. Jadi dalam hal ini, itu berarti bahwa kesadaran tidak harus tergantung pada otak fisik untuk bertahan hidup, dan dapat berlanjut setelah otak fisik dan setelah tubuh mati.

Itulah beberapa bukti yang menunjukkan kalau reinkarnasi benar-benar ada. Apakah kamu percaya?


Selasa, 30 September 2025

4 Fakta soal Fenomena Planet Sejajar yang Bisa Dilihat Mata Telanjang di Indonesia

 



Suaritoto.com, Jakarta - Fenomena planet sejajar bersama dengan Bulan yang langka akan dapat terlihat dari Bumi dan terjadi pada hari ini, Jumat (24/6/2022).

Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus yang diprediksi akan menyelaraskan posisinya untuk pertama kalinya dalam 18 tahun.

Tidak diperlukan teleskop untuk melihat pengelompokan planet yang langka ini, karena semuanya bisa terlihat dengan mata telanjang, dikutip dari laman The Hill, Selasa 21 Juni 2022.

Waktu terbaik untuk melihat ketika bulan sabit yang memudar bergabung dengan barisan planet. Melihat ke arah tenggara, bulan akan muncul diposisikan antara Venus dan Mars.

Senada disampaikan peneliti institut astronomi Universitas Edinburgh, Profesor Beth Biller, bagi mereka yang dapat melihatnya di awal, dan memiliki pandangan tak terhalang ke cakrawala timur dan tenggara dapat melihatnya sebelum Merkurius mulai samar dan menghilang di silau matahari terbit.

"Ini adalah kesempatan langka untuk melihat hal yang sama lebih dekat ke rumah, dengan mata telanjang kelima planet di tata surya kita terlihat sekaligus," kata Profesor Beth Biller.

Kelima planet, yaitu planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus akan sejajar secara berurutan hingga akhir Juni 2022 ini.

Adapun, 30 menit sebelum fajar di 3 sampai 4 Juni 2022, lima planet akan terlihat berurutan, dalam urutan yang benar dari matahari. Sementara 45 menit sebelum matahari terbit pada 24 Juni 2022, Bulan akan bergabung dengan barisan planet-planet ini.


1. Waktu Terbaik untuk Melihat



Fenomena planet sejajar bersama dengan Bulan yang langka, akan dapat terlihat dari Bumi pada 24 Juni 2022 pekan ini. Kelima planet yang akan dapat terlihat dalam fenomena alam tersebut adalah Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Bagi mereka yang dapat melihatnya di awal, dan memiliki pandangan tak terhalang ke cakrawala timur dan tenggara dapat melihatnya sebelum Merkurius mulai samar dan menghilang di silau matahari terbit.

"Ini adalah kesempatan langka untuk melihat hal yang sama lebih dekat ke rumah, dengan mata telanjang kelima planet di tata surya kita terlihat sekaligus," kata Profesor Beth Biller, peneliti institut astronomi Universitas Edinburgh.

Adapun, 30 menit sebelum fajar di 3 sampai 4 Juni, lima planet akan terlihat berurutan, dalam urutan yang benar dari matahari. Sementara 45 menit sebelum matahari terbit pada 24 Juni, Bulan akan bergabung dengan barisan planet-planet ini.

Mengutip The Guardian, Selasa 21 Juni 2022, planet-planet di tata surya mengorbit matahari dalam bidang sangat sempit yang berarti jika dilihat dari Bumi mereka tampak berada dekat dengan garis imajiner di langit yang disebut ekliptika.

Lima planet ini akan naik di atas cakrawala pada Jumat dini hari, meskipun kemungkinan sulit untuk melihat semuanya sampai akhir bulan.

Dr. Greg Brown, Public Astronomy Officer di Royal Museums Greenwich mengatakan, planet Venus dan Jupiter akan menjadi yang paling mudah dilihat, dengan Venus di atas cakrawala sekitar pukul 4 pagi waktu Inggris dan Mars serta Jupiter terlihat sekitar 02.45 pagi.

2. Bulan Ikut Bergabung pada Jumat 24 Juni 2022



Sementara, planet Saturnus naik di atas cakrawala pukul 01.30, tetapi seperti Mars akan menjadi sulit untuk dilihat saat senja.

Merkurius akan menjadi yang paling sulit ditemukan karena baru terbit sekitar pukul 4.30 pagi, ketika akan sulit untuk melihat dalam cahaya fajar, dan akan tetap dekat dengan cakrawala.

"Satu-satunya kesempatan Anda untuk melihat kelima planet pada saat yang sama adalah selama jendela yang sangat sempit setelah Merkurius terbit tetapi sebelum matahari terbit," kata Brown.

Merkurius akan jadi lebih mudah dikenal di bulan Juni, saat dia muncul di langit dan terlihat cerah. Pada 24 Juni, kelima planet akan bergabung dengan bulan sabit di antara Venus dan Mars.

Ingatlah bahwa bulan Juni memiliki beberapa matahari terbit paling awal tahun ini, jadi ini berarti waktu menonton yang ideal adalah sebelum jam 05.00 pagi.

“Parade planet” ini belum pernah terlihat dari Bumi sejak 2004, dan tidak akan terjadi lagi hingga 2040, kata para ahli.

Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus masih akan terlihat pada sebagian besar pagi hari di bulan Juli, tetapi kelompok planet akan menyebar semakin jauh seiring berjalannya bulan.

3. Penjelasan BRIN soal Fenomena Planet Sejajar




Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia juga mengonfirmasi adanya Parade Langit sepanjang bulan Juni 2022, di mana masyarakat dapat menyaksikan konfigurasi segarisnya beberapa planet di tata surya.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangerang seperti dikutip dari siaran pers di laman resmi BRIN mengatakan, Parade Langit ini sudah bisa disaksikan sejak dini hari Jumat, 4 Juni 2022.

Konfigurasi pertama terdiri dari sejajarnya Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus, pada 4 hingga 15 Juni 2022.

Selanjutnya, konfigurasi kedua terdapat susunan planet Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Bulan, pada 16 hingga 27 Juni 2022. Lalu diakhiri dengan konfigurasi dengan susunan yang sama dengan yang pertama, pada 28 hingga 30 Juni 2022.

Andi menjelaskan, fenomena ini dapat disaksikan selama kurang lebih 50 menit sesuai dengan waktu fajar masing-masing wilayah.

Mulai dari awal fajar astronomis dengan ketinggian matahari -18 derajat atau 75 menit sebelum matahari terbit (sekitar 04.30 waktu setempat), hingga fajar bahari, dimana ketinggian matahari -6 derajat atau 25 menit sebelum matahari terbit (sekitar 05.30 waktu setempat).

Andi lebih lanjut menjelaskan, semua fenomena ini dapat disaksikan tanpa menggunakan alat bantu optik, kecuali untuk planet Uranus.

"Hal ini disebabkan karena kecerlangannya lebih besar +4,7 dari batas magnitude visual maksimum bagi wilayah perkotaan, sehingga diperlukan teleskop kecil berdiameter 10-25 cm agar dapat menyaksikan Uranus," kata Andi.

Adapun, fenomena ini dapat disaksikan selama cuaca cukup cerah, bebas dari polusi cahaya, dan medan pandang yang bebas dari halangan.

Bagi wilayah yang polusi cahayanya nyaris tidak ada (kondisi langit benar-benar bersih), Uranus dapat disaksikan tanpa menggunakan teleskop karena kecerlangan lebih kecil dari +6,5.


4. Wujud 5 Planet dalam Fenomena Planet Sejajar 24 Juni 2022


Apabila sudah memahami tentang fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah kejadian langka yang bisa disaksikan pada waktu tertentu termasuk di Indonesia, pahami wujud 5 planet tersebut.

Ini penjelasan wujud 5 planet dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 dari keterangan tertulis NASA:

1. Planet Saturnus



Wujud planet Saturnus dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah tampak seperti "bintang" berwarna kuning-putih terang yang bersinar dengan cahaya tenang di konstelasi zodiak Capricornus yang relatif redup.

Cincin planet yang Saturnus dapat dilihat dengan teleskop kecil yang memperbesar setidaknya 30 daya. Pada fajar pertama, Saturnus ditempatkan dengan baik untuk dilihat di langit tenggara atau selatan-tenggara.

2. Planet Jupiter



Wujud planet Jupiter dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah objek pagi hariterbit sekitar pukul 1:30 waktu setempat. Ia bersinar dengan magnitudo -2.4 yang cemerlang - lebih dari 2.5 kali lebih terang dari Sirius, bintang paling terang di langit Bumi.

Wujud planet besar itu dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah muncul ke kuadratur barat (90 derajat barat matahari) pada tanggal 29 Juni. Saat melihat melalui teleskop, seseorang mungkin memperhatikan bahwa bagian barat planet ini sedikit lebih terang daripada bagian timurnya.

3. Planet Mars



Wujud planet Mars dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah terus bersinar ketika mendekati bumi. Ia terbit di timur sesaat sebelum pukul 2 pagi waktu setempat.

Saat itu, akan bersinar dengan magnitudo 0.5 yang menyamai Achernar, bintang paling terang kesembilan di langit Bumi. Seseorang akan mengenali Mars dengan rona oranye-kuningnya yang khas.

4. Planet Venus



Wujud planet Venus dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah terbit sekitar waktu pendar pertama fajar, sekitar pukul 03.30 siang waktu setempat.

Pada magnitudo -3.9, Venus mengungguli pesaing terdekatnya dalam kecemerlangan atau sinarnya, Jupiter atau lebih bersinar sekitar empat kali lipat darinya.

Teropong atau teleskop akan membantu menunjukkan gugus bintang Pleiades 9 derajat ke kiri Venus sebelum senja pagi menjadi terlalu terang.

5. Planet Merkurius



Wujud planet Merkurius dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 adalah pendatang baru dalam adegan planet pagi. Kembali pada tanggal 21 Mei, saat itu konjungsi rendah dan masih terlalu redup untuk terlihat rendah di langit fajar ketika bulan Juni dimulai.

Tetapi pada 16 Juni, Merkurius berada pada elongasi terbesarnya, 23 derajat barat matahari, pada magnitudo 0.6. Ini akan membuatnya sedikit terlihat dengan mata telanjang di posisi sangat rendah di timur - timur laut sekitar 30 hingga 40 menit sebelum matahari terbit.

Carilah sekitar 10 derajat ke kiri bawah Venus. (Kepalan tangan - yang terkepal pada panjang lengan kira-kira sama dengan 10 derajat.) Sampai akhir Juni, wujud planet Merkurius dalam fenomena planet sejajar 24 Juni 2022 tetap berada di ketinggian yang sama di senja yang cerah dan terus bersinar.


Minggu, 28 September 2025

Fakta-fakta Megalodon, Hiu Purba Raksasa yang Hidup Jutaan Tahun Lalu

 

Suaritoto.News - Hiu dikenal sebagai makhluk paling menyeramkan di lautan. Beberapa film seperti Jaws pun menjadikan ikan ini sebagai tokoh utamanya.

Namun, hiu putih besar tersebut, terlihat tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan spesies megalodon. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang hiu raksasa ini.

Apa itu hiu megalodon?

Megalodon, yang merupakan hiu terbesar sepanjang sejarah, menjelajahi lautan kita sekitar 28 juta tahun lalu.

Para ilmuwan yakin, makhluk ini mengonsumsi sekitar satu ton makanan per hari untuk menopang kehidupannya, termasuk paus dan makhluk laut besar lain seperti singa laut.

Seberapa besar ia?


Sisa-sisa Megalodon menunjukkan bahwa makhluk laut ini dapat tumbuh hingga tiga kali lipat dari ukuran hiu putih besar.

Ukuran minimalnya sekitar 40 kaki dan dipercaya bisa mencapai 59 kaki pada bentuk terbesarnya. Giginya  saja memiliki panjang tujuh inci.

Apakah hiu megalodon masih ada?


Saat ini, spesies megalodon telah punah. Namun, beberapa teori konspirasi menyatakan, predator ini masih berkeliaran di laut kita.

ang sudah punah.
Beberapa pelaut melaporkan bahwa mereka pernah melihat makhluk purba tersebut.

Salah satunya kisah nelayan di New South Wales pada 1918. Ia mengatakan bahwa jaringnya telah dimakan oleh hiu raksasa.

Laporan lain dari 1933 bersikeras bahwa binatang laut misterius menyerupai megalodon terlihat di pesisir pantai Prancis.

Meski begitu, mayoritas ahli mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan predator raksasa ini masih ada.

Mengapa ia punah?


Selama beberapa dekade, para ahli telah memperdebatkan alasan mengapa spesies hiu ini bisa punah.

Beberapa percaya bahwa penurunan jumlah persediaan makanan dan pendinginan lautan lah yang mengurangi populasi megalodon.

Hasil penelitian dari University of Zurich menyatakan bahwa sepertiga hewan laut terbesar di laut, punah selama zaman Pliosen, sekitar 5,3 juta tahun lalu – termasuk megalodon.



4 Fakta Tentang Konspirasi Perjalanan Waktu, Mungkinkah?

 


Teori mengenai perjalanan waktu mungkin sudah cukup sering dibicarakan oleh banyak orang, meski sebetulnya belum ada bungti konkrit mengenai keberadaannya. Perjalanan waktu melalui mesin waktu ini sebetulnya memiliki alur yang bisa berjalan maju atau mundur ke titik berbeda, sehingga hampir mirip seperti bergerak dalam ruang waktu.

Sebetulnya manusia pun bisa berjalan dalam ruang waktu, namun terbatas pada bentuk yang segaris melalui waktu dilahirkan, waktu sekarang, waktu di masa depan, hingga sampai pada kematiannya. Keberadaan konspirasi teori perjalanan waktu ini bisa disimak melalui fakta berikut ini untuk bisa menjawabnya.

1. Asal usul konspirasi perjalanan waktu


Sebetulnya keberadaan konspirasi perjalanan waktu ini tidak muncul secara tiba-tiba, sebab memang ada hal yang melatarbelakanginya. Tidak heran apabila konsep perjalanan waktu ini sudah cukup alam dikenal, meski tidak ada bukti yang benar-benar nyata untuk membuktikannya.

Dilansir NASA Science, lebih dari 100 tahun lalu sebetulnya Alber Einstein sudah pernah mengemukakan ide mengenai perjalanan waktu dan hal ini bisa terlihat dari hubungan antar benda yang ada di langit. Meski begitu, asal usul perjalanan waktu juga didasari dari mitologi dan legenda kuno dari berbagai budaya di dunia, serta biasanya melalui benda-benda magis atau pun melalui campur tangan dewa hingga makhluk gaib.

2. Belum ada bukti nyata dari keberadaan mesin waktu


Konsep dari perjalanan waktu ini baru bisa dilakukan apabila memang ada mesin yang bisa membantu proses tersebut. Namun, pada kenyataannya hingga di masa modern saat ini masih belum ada bukti konkrit yang membuktikan bahwa mesin waktu memang benar-benar nyata.

Dilansir BBC, hingga saat ini memang peneliti mengatakan bahwa perjalanan waktu ke masa depan bisa dicapai, namun perjalanan ke masa lalu sangat sulit terjadi dan bahkan hampir tidak mungkin. Selain itu, belum ada bukti apa pun yang menunjukkan bahwa memang keberadaan mesin untuk melakukan perjalanan mesin waktu memang benar-benar ada.

3. Melakukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa mengubah banyak hal


Ada banyak hal-hal di berbagai film atau tayangan yang menggunakan teori perjalanan waktu ini sebagai contohnya. Pada kenyataannya melakukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa menyebabkan banyak hal, bahkan bisa mengubah hal-hal besar yang sudah terjadi dan inilah yang membuat teori tersebut serasa tak masuk akal sama sekali.

Dilansir Carleton Newsroom, perjalanan waktu ke masa lalu tidak mungkin dilakukan karena memang berbentrokan dengan hukum fisika, seperti misalnya hukum kedua termodinamika atau relativitas. Selain itu, tantangan teknis lainnya adalah diperlukan energi yang sangat besar untuk melakukannya, sehingga hampir tak mungkin terjadi.

4. Perjalanan astronot merupakan contoh perjalanan waktu



Selama ini mungkin kamu sering mendengar ada banyak kasus orang-orang yang pernah melakukan perjalanan waktu. Namun, memang cerita mengenai perjalanan waktu tersebut tidak pernah benar-benar terbukti, sehingga tetap memunculkan rasa penasaran di benak banyak orang.

Dilansir Internet Encyclopedia of Philosphy, pada kasus Relativitas Khusus, sebetulnya seseorang bisa mengalami perjalanan waktu secara alami. Salah satu contoh dari perjalanan waktu untuk kasus Relativitas Khusus adalah seorang astronot yang melakukan perjalanan jarak tertentu di luar angkasa dengan kecepatan yang hampir mendekati kecepatan cuaca. Waktu pribadi astronot tersebut berlalu dengan kecepatan yang sama seperti biasanya.

Memang keberadaan konspirasi teori perjalanan waktu ini masih menjadi cerita tersendiri di kalangan banyak orang. Ada yang menganggapnya memang nyata dan ada pula yang meragukannya. Apakah kamu mempercayai soal teori perjalanan waktu?


Sisi Gelap Makhluk Mitologi Putri Duyung, Suka Mengorbankan Manusia

  Suaritoto    -  Putri duyung adalah makhluk mitologi setengah gadis dan setengah ikan atau ular laut. Wanita-wanita ini sering dikenal mis...